Memori Tentang Henk Wullems yang Tak Bisa Dilupakan Budiman Yunus

Betting bola Online

Henk Wullems, mantan pelatih Timnas Indonesia 1996-1998, meninggal dunia di Tilburg, Belanda, 18 Agustus 2020.

kabarbola365.org – Memori Tentang Henk Wullems yang Tak Bisa Dilupakan Budiman Yunus – Mantan Pelatih Timnas Indonesia dan Bandung Raya Henk Wullems tutup usia. Semasa hidupnya, juru taktik asal Belanda itu dikenal humoris dan mengayomi.
Henk Wullems meninggal pada umur 84 tahun pada Selasa (18/8) kemarin. Budiman Yunus yang pernah bekerja sama mengantarkan Bandung Raya juara Liga Indonesia 1995/1996 punya memori yang kuat tentang Wullems.

Budiman, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Persib Bandung, juga pernah mengecap manisnya caps Timnas Indonesia di bawah asuhan sang meneer.

 

“Dia itu seorang pelatih yang sangat sederhana ya, tapi sangat tegas. Terus dia sangat mengerti pemain dan program latihannya di lapangan enggak terlalu ribet, bisa dimengerti sama pemain,” ujar Budiman, Rabu (19/8).

“Saya juga enggak akan lupa sosok Henk Wullems karena dia juga, saya bisa masuk Tim Nasional 96,” imbuh Budiman.

 

Bandung Raya di bawah arahan Wullems ketika itu menjadi salah satu klub yang cukup disegani. Selain Budiman, Bandung Raya juga diperkuat sejumlah pemain lokal jempolan seperti Herry Kiswantao, Nuralim, Surya Lesmana, Hendriawan, Adjat Sudradjat, Alexander Sanunu, Peri Sandria dan kiper Hermansyah.

Cikal bakal dari klub Madura United itu berhasil meraih trofi juara usai menumbangkan PSM Makasar di Stadion Senayan. Bandung Raya menang 2-0 lewat gol-gol yang dicetak Peri Sandria dan Heri Rafni Kotari.

 

Dalam kacamata Budiman, Wullems merupakan pelatih yang supel dan mudah dekat dengan semua pemain. Bahkan tak hanya itu, Wullems juga mampu mencuri hati jajaran ofisial dan semua yang berada di lingkungan Bandung Raya.

“Dia juga melihat semua pemain sama, jadi enggak ada istilah pemain emas,” ujarnya.

Salah satu hal dari Wullems yang selalu dikenangnya adalah gedoran pintu di setiap permulaan latihan. Ya, dengan cara itu ia meminta agar para pemainnya segera bangun dan bersiap untuk latihan.

“Dia selalu gitu kalau latihan sore. Jam dua atau setengah tiga semua pintu dia pukul, selain itu dia juga tahu hari ulang tahun pemain. Jadi selalu bikin surprise pemain, kadang-kadang ngajak makan untuk pemain yang ulang tahun,” ujarnya.

BACA JUGA :   Pesan Menyentuh Bagas Kaffa untuk Bagus Kahfi

Henk Wullems menangani Timnas Indonesia pada periode 1996 hingga 1998. Di bawah asuhannya, skuat Garuda meraih medali perak di SEA Games 1997.

Di tahun 1999, Wullems direkrut menjadi pelatih PSM Makassar dan dia sukses membawa Juku Eja menjadi kampiun Liga Indonesia 1999/2000. Selanjutnya, Wullems tercatat sebagai pelatih Persikota Tangerang pada 2001-2002 dan sempat menjadi carataker di Arema Malang dan PSM, sebelum akhirnya kembali lagi ke Belanda dan wafat di sana.

 

Sumber : detiksport

author