Ketika Real Madrid Bukan Lagi Los Galacticos

No comment 168 views
Betting bola Online

Ketika Real Madrid Bukan Lagi Los Galacticos

kababrola365.org – Ketika Real Madrid Bukan Lagi Los Galacticos – Salah satu pengamat sepak bola Spanyol, Guillem Balague, mekualitas Real Madrid berada dalam persoalan besar pada musim 2018/19. Bahkan, dirinya merasa apabila Madrid telah bukan lagi klub yang dapat disebut sebagai Los Galacticos.

Krisis. Itulah satu kata yang cocok untuk mengfotokan situasi Real Madrid saat ini. Madrid menelan empat kekalahan beruntun di laga kandang. Madrid pun telah kehilangan dua gelar mayor, Copa del Rey serta Liga Champions.

Kesempatan di La Liga? Tetap ada. Tapi, Madrid saat ini tertinggal 12 poin di belakang Barcelona yang berada di puncak klasemen. Suatu misi yang super susah bagi Madrid untuk mengejar Barca. Karena, Madrid tidak dalam kemampuan paling baik.

Simak analisa Guillem Balague ihwal kondisi susah Madrid dalam uraian di bawah ini.

 

Bukan Lagi Los Galacticos
Salah satu kondisi yang soroti oleh Guillem Balague merupakan sikap pasif Real Madrid di bursa transfer pemain. Klub ibukota dirinya sebut telah tidak lagi pantas menyandang gelar Los Galacticos. Karena, tidak ada pemain bintang yang dibeli sejak 2014.

“Real Madrid tidak lagi bersaing di pasar semacam dulu, mereka berhenti membeli Galacticos pada tahun 2014 serta skuat mereka makin tipis. Siapa yang dapat Kamu sebut sebagai superstar di tim ini?,” ujar Balague pada BBC.

Balague menonton Madrid saat ini dalam persoalan besar. Dirinya pun berharap Madrid bakal meperbuat tidak sedikit perubahan skuat pada bursa transfer musim panas yang bakal datang.

“Tunggu saja hingga musim panas! Ada persoalan besar di Madrid. Salah satu pemain top, kapten tim, bilang bahwa mereka hanya butuh bermain keren pada empat laga untuk juara Liga Champions, itu sikap yang salah. Itu persoalan besar,” tegasnya.

BACA JUGA :   Gagal ke Final UCL, Ernesto Valverde Sebut Prestasi Barcelona Masih Oke

Singgung Gareth Bale
Balague juga menyinggung situasi yang saat ini sedang dialami oleh Gareth Bale. Pasca kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus, Bale menjadi tumpuan di lini serang Madrid. Tapi, Balague mekualitas Bale telah gagal.

Balague menyebut bahwa sosok Bale merupakan dilema bagi Madrid. Dirinya butuh menit bermain supaya bersinar, tapi dirinya tidak kunjung sanggup mencapai level paling baiknya.

“Gareth Bale tidak bermain sejak menit awal serta itu membikinnya frustasi. Ketika dirinya diberi tanggung jawab [bermain penuh], dirinya belum juga bersinar. Tapi, dirinya juga tidak bakal bersinar apabila hanya bermain selagi 15 alias 20 menit,” papar Balague.

 

Sumber : detiksport

author